Berita Terkini

Berita Lainnya 06 Juli 2019

Uji Berkala Sarana Perkeretaapian Milik PT Kereta Commuter Indonesia tanggal 2 s.d 6 juli 2019

Pada tanggal 2 sampai dengan 6 Juli 2019 telah dilakukan pengujian berkala terhadap sarana berpenggerak listrik (KRL) milik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Pengujian tersebut dilakukan di DEPO KCI yang berada di kota Depok, Jawa Barat. Tujuan dilakukan pengujian adalah untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi teknis sarana perkeretaapian dan fungsi komponen serta performansi operasional sarana perkeretaapian pada pengujian statis dan dinamis. Untuk pengujian statis sendiri, salah satu item pengujian yaitu Pengujian Dimensi pengukuran dimensi dilakukan dengan menggunakan alat ukur meteran yang dimaksudkan untuk mengetahui dimensi dari sarana yang diuji yang meliputi panjang kereta, lebar kereta, tinggi atap  kereta, tinggi lantai kereta, tinggi alat perangkai, diameter roda, tinggi serta tebal flens roda, dan lebar antara dua keping roda. Pengujian Sistem Kelistrikan Pengukuran sistem kelistrikan ini dilakukan untuk mengetahui arus listrik pada sarana yang diuji.

 

(pengujian tinggi dan lebar flens roda sarana)

 

Pengujian PengeremanPengujian sistem pengereman menggunakan alat ukur waktu (Stopwatch), alat ukur tekanan udara (Manometer) yang dimaksudkan untuk mengetahui performansi komponen dan sistem pengereman pada saat statis yang meliputi waktu pengisian tangki pembantu dan tangki pelayanan, kebocoran tekanan angin, kepekaan control valve, dan waktu pelepasan brake cylinderPengukuran Intensitas Cahaya Pengukuran intensitas cahaya dilakukan dengan menggunakan alat Luxmeter untuk mengetahui intensitas cahaya yang ada di ruang penumpang.

 

(menguji itensitas cahaya lampu sarana)

 

Sementara pengujian dinamis dilaksanakan pada lintas Stasiun Depok - Stasiun manggarai – Stasiun Bogor. Salah satu item pengujian dinamis adalah Pengujian Getaran, yaitu pengukuran akselerasi getaran (ride index) dilakukan dengan menggunakan alat vibrograph accelerometer yang diletakkan di center bogie kereta yang ditarik lokomotif dan dilakukan pada tingkat kecepatan tertentu. Dengan mengetahui nilai akselerasi getaran dapat dihitung nilai ride indexnya sebagai akumulasi dari performansi sistem bogie dan badan (body).

 

(menguji getaran sarana)

MENU ×