Berita Terkini

Berita Lainnya 28 Februari 2018

Pekerjaan Uji Pertama Satu Trainset Kereta K3 (7 K3 + 1 + M1 + 1P)

Pengujian pertama satu trainset kereta K3 (7 K3 + 1 M1 + 1P) ditarik lokomotif milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) 28 Pebruari - 2 Maret 2018

PENGUJIAN STATIS

  • Pengukuran Dimensi Sarana

Hasil pengukuran dimensi sarana yang diuji dapat dilihat pada form pengujian 1a. Hasil pengujian sesuai dengan spesifikasi teknis, kecuali jari – jari flens belum dapat dilakukan.

  • Pengujian Ruang Batas Sarana

Hasil pengujian ruang batas sarana dapat dilihat pada tabel 1b. Hasil pengujian dimensi sarana yang diuji tidak melebihi ruang batas sarana.

  • Pengukuran Berat Sarana

Pengukuran berat sarana dilakukan untuk mengetahui distribusi berat pada roda. Hasil pengukuran berat sarana diketahui distribusi berat pada roda tidak melebihi batas maksimal sebesar 4 %.

  • Pengujian Pengereman

Hasil pengujian pengereman dapat dilihat pada form pengujian 1d. Hasil pengujian pengereman statis sudah sesuai dengan standar pengujian.

  • Pengujian Keretakan

Pengujian keretakan dapat dilihat pada form pengujian 1e. Pengujian ini untuk mengetahui keretakan pada gandar, keping roda, bogie dan coupler. Dengan melihat dokumen hasil pengujian dari manufaktur.

  • Pengujian Pembebanan

Pengujian ini untuk mengetahui tinggi rangka dasar pada saat tanpa muatan dan dengan muatan namun pengujian pembebanan dengan muatan belum dapat dilakukan karena belum tersedianya fasilitas uji pembebanan dengan muatan.

  • Pengukuran Sirkulasi Udara

Hasil pengukuran sirkulasi udara dapat dilihat pada form pengujian 1g. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat anemometer, hasil uji sesuai dengan standar pengujian.

  • Pengukuran Temperatur

Hasil pengukuran temperatur dapat dilihat pada form pengujian 1h. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat anemometer, dengan hasil uji berada pada rentang antara 22 – 26 oC.

  • Pengukuran Kebisingan Suara

Pengukuran ini dilakukan karena hanya dilakukan pada kereta yang mempunyai pembangkit (KMP, KP, MP dan P).

  • Pengukuran Intensitas Cahaya

Hasil Pengukuran intensitas cahaya dapat dilihat pada tabel 1j. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat Luxmeter, dengan hasil uji sesuai dengan standar pengujian.

  • Pengujian Kebocoran Sarana

Tidak adanya kebocoran pada sarana yang di uji.

HASIL PENGUJIAN DINAMIS

  • Pengujian Pengereman

Hasil pengujian sesuai standar pengujian yaitu 0,82 m/detik2 pada kecepatan awal 60 km/jam dan 0,85 m/detik2 pada kecepatan awal 50 km/jam.

  • Pengukuran Temperatur Bearing (Axle Box)

Hasil Temperatur bearing (axle box) dapat dilihat pada tabel 2b. Pengukuran temperatur bearing tiap kereta diukur dengan alat Infrared Thermometer  digital skala celcius, suhu tertinggi sebesar 57 OC dengan suhu lingkungan 30 oC.

  • Pengukuran Akselerasi Getaran

Hasil pengujian sesuai standar pengujian yaitu dengan rata-rata 2,16 pada getaran horizontal dan 2,25 pada getaran vertikal.

  • Pengujian Pembebanan

Pengujian ini untuk mengetahui tinggi rangka dasar pada saat tanpa muatan dan dengan muatan namun pengujian pembebanan dengan muatan belum dapat dilakukan karena belum tersedianya fasilitas uji pembebanan dengan muatan.

  • Pengukuran Sirkulasi Udara

Hasil pengukuran sirkulasi udara dapat dilihat pada form pengujian 2e. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat anemometer, dengan hasil uji sesuai dengan standar pengujian.

  • Pengukuran Kelistrikan

Hasil Pengukuran kelistrikan dapat dilihat pada tabel 2f. dengan hasil uji sesuai dengan standar pengujian.

  • Pengukuran Kebisingan Suara

Hasil Pengukuran kebisingan suara dapat dilihat pada tabel 2g. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan alat Sound Level Meter untuk mengetahui kebisingan suara di ruang penumpang yang timbul selama dilakukan saat uji dinamis, dengan hasil uji sesuai dengan standar pengujian

KESIMPULAN

Dari hasil pelaksanaan pengujian pertama dapat disimpulkan bahwa 9 (sembilan) Unit Kereta Yang Ditarik Lokomotif Kelas Ekonomi milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memenuhi standar pengujian pertama dan laik operasi.

dokumentasi 1

dokumentasi 2

dokumentasi 3

dokumentasi 4

MENU ×