Berita Terkini

Berita Lainnya 13 Maret 2018

Pekerjaan Uji Lokomotif Diesel Elektrik Lokasi DIPO Lokomotif Jatinegara

Pengujian Statis

Pengujian statis dilakukan di Dipo Lokomotif Jatinegara yang meliputi: 

  1. Pengukuran Dimensi

                    Pengukuran dimensi dilakukan dengan menggunakan alat ukur meteran baja yang dimaksudkan untuk mengetahui dimensi dari Lokomotif yang meliputi panjang, lebar, tinggi atap lokomotif, tinggi lantai lokomotif, tinggi alat perangkai, diameter roda, tinggi serta tebal flens roda, dan lebar antara dua keping roda.

  1. Pengujian Ruang Batas Sarana

                    Pengujian ruang batas sarana dilakukan dengan menggeser salah satu bogie disimulasikan pada posisi tikungan radius minimum 80 meter. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerbong melalui lintas pada tikungan (radius) terkecil.

  1. Pengujian Pengereman

                 Pengujian sistem pengereman menggunakan alat ukur waktu (Stopwatch), alat ukur tekanan udara (Manometer) yang dimaksudkan untuk mengetahui performansi komponen dan sistem pengereman pada saat statis yang meliputi waktu pengisian tangki pembantu dan tangki pelayanan, kebocoran tekanan angin, kepekaan control valve, dan waktu pelepasan brake cylinder.

  1. Pengujian Keretakan

                 Pengujian keretakan ini dilakukan untuk mengetahui keretakan pada gandar, keping roda, bogie dan coupler sarana yang diuji.

  1. Pengujian Sirkulasi Udara

                 Pengujian sirkulasi udara ini dilakukan untuk mengetahui kecepatan aliran udara diukur dari sumber aliran udara.

  1. Pengujian Temperatur

                 Pengujian temperatur ini dilakukan untuk mengukur temperatur udara di dalam ruangan kabin lokomotif.

 

Kesimpulan

Dari hasil pelaksanaan pengujian dapat disimpulkan bahwa sarana perkeretaapian dengan identitas sebagai berikut:

       Lokomotif

No.

Identitas Sarana

No.

Identitas Sarana

No.

Identitas Sarana

1.

CC 201 77 12

5.

CC 201 89 09

9.

CC 203 98 18

2.

CC 201 77 16

6.

CC 201 92 14

10.

CC 206 13 07

3.

CC 201 83 29

7.

CC 203 95 11

11.

CC 206 13 12

4.

CC 201 83 48

8.

CC 203 98 03

12.

CC 206 13 42

 

telah memenuhi standar spesifikasi teknis yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM.14 Tahun 2011.

 

MENU ×