berita terkini Berita Lainnya

Pekerjaan Uji Berkala Sarana Milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di DIVRE III Palembang

20 Maret 2018

PELAKSANAAN PENGUJIAN

Pengujian berkala terhadap lokomotif dan gerbong di Depo Kertapati yang dilaksanakan oleh tim pengujia Balai Pengujian Perkeretaapian meliputi :

A. Pengujian Statis

Pengujian statis yang dilakukan di Depo Kertapati pada tanggal 20 s.d. 23 Maret 2018, pengujian statis ini meliputi:

1. Dimensi:

  • Diameter roda
  • Tinggi alat perangkai
  • Flens roda

Pengukuran dimensi dilakukan dengan menggunakan alat ukur meteran baja yang dimaksudkan untuk mengetahui dimensi dari gerbong yang meliputi panjang gerbong, lebar gerbong, tinggi atap gerbong, tinggi lantai gerbong, tinggi alat perangkai, diameter roda, tinggi serta tebal flens roda, dan lebar antara dua keping roda.

2. Pengereman statis;

Pengujian sistem pengereman menggunakan alat ukur waktu (Stopwatch), alat ukur tekanan udara (Manometer) yang dimaksudkan untuk mengetahui performansi komponen dan sistem pengereman pada saat statis yang meliputi waktu pengisian tangki pembantu dan tangki pelayanan, kebocoran tekanan angin, kepekaan control valve, dan waktu pelepasan brake cylinder.

3. Sirkulasi udara;

Pengujian sirkulasi udara ini dilakukan untuk mengetahui kecepatan aliran udara diukur dari sumber aliran udara. Pengujian ini hanya dilakukan di K1, K2, K3. Untuk gerbong datar  dan gerbong tangki tidak dilakukan uji sirkulasi udara karena di sarana tersebut tidak memiliki AC ruangan.

4. Temperatur kabin;

Pengujian temperatur ini dilakukan untuk mengukur temperatur udara di dalam ruangan. Pengujian ini dilakukan pada kabin masinis untuk menentukan termperature pada ruangan tersebut. Untuk gerbong terbuka tidak dilakukan uji temperatur ruangan.

5. Kelistrikan;

6. Kebisingan;

7. Intensitas Cahaya;

Pengujian Intensitas Cahaya dilakukan untuk mengetahui kadar cahaya didalam ruangan kabin masinis, maupun lampu tanda dan lampu utama pada lokomotif.

8. Emisi gas buang;

Pengujian emisi gas buang dilakukan untuk mengetahui kandungan yang terkandung dari asap yang dihasilkan dari lokomotif, diukur dengan alat Emission Analyzer untuk mengukurnya.

9. Klakson;

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui tingkatan suara yang dihasilkan dari klakson lokomotif pada jarak 1 m dan 100 m.

10. Peralatan komunikasi;

11. Peralatan keselamatan;

12. Ruang Batas Sarana;

Pengujian ruang batas sarana dilakukan dengan menggeser salah satu bogie disimulasikan pada posisi tikungan radius minimum 80 meter. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerbong melalui lintas pada tikungan (radius) terkecil.

13. Pembebanan;

Pengujian pembebanan ini dilakukan untuk mengetahui tinggi rangka dasar pada saat sarana tersebut tanpa muatan dan dengan muatan sebagai gambaran performansi suspensi pada bogie gerbong.

14. Keretakan.

Pengujian keretakan ini dilakukan untuk mengetahui keretakan pada gandar, keping roda, bogie dan coupler sarana yang diuji.

 

SPESIFIKASI TEKNIS SARANA YANG DI UJI

Data Teknis Spesifikasi Gerbong Datar (GB)

Data Teknis

Peruntukan lebar sepur: 1.067 mm
Panjang total gerbong: 14.600 mm
Jarak antar pusat bogie: 8.687 mm
Lebar gerbong: 2.438 mm
Tinggi lantai dari atas rel: 935 mm
Beban gandar: 14 mm
Diameter roda: 698 – 774 mm
Tinggi alat perangkai: 760 – 785 mm
Berat kosong (maksimum): 14 mm
Kapasitas angkut maksimum (kuat muat): 42 mm

 

Komponen Utama

Rangka dasar: Baja karbon/Carbon Steel
Bogie: Jenis barber – three piece
Sistem pengereman: UIC 540, Air brake
Alat Perangkai: Automatic Coupler Standar AAR M 201 Contour

 

Performansi

-Rangka dasar

 

KESIMPULAN

Dari hasil pelaksanaan pengujian dapat disimpulkan bahwa sarana perkeretaapian dengan identitas sebagai berikut:

A. Gerbong

GB 30 65 145

GB 30 65 112

GB 30 65 178

GB 30 65 188

GB 30 65 252

GB 30 65 180

GB 30 65 195

GB 30 66 26

GB 30 65 172

GB 30 65 163

GB 30 65 99

GB 30 66 41

GB 30 65 179

GB 30 66 36

 

GB 30 65 52

GB 30 65 197

GB 30 65 141

GB 30 67 13

 

GB 30 65 113

GB 30 65 152

GB 30 65 148

GB 30 65 167

 

GB 30 66 45

GB 30 65 117

GB 30 65 198

GB 30 66 23

 

 

B. Lokomotif

CC 206 16 11

CC 206 16 08

CC 201 83 46

 

DOKUMENTASI

dokumentasi 1 dokumentasi 2