Berita Terkini

Berita Lainnya 09 Februari 2021

Balai Pengujian Perkeretaapian Selesaikan Uji Sistem Persinyalan ETCS level 1 pada LRT Sumatera Selatan

Bekasi Balai Pengujian Perkeretaapian telah menyelesaikan pengujian terhadap sistem persinyalan European Train Control System (ETCS) level 1 yang digunakan pada Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan pada Jumat (5/2).

ETCS sendiri merupakan suatu peralatan persinyalan dimana selanjutnya transmisi datanya menggunakan Global System for Mobile – Railways (GSM-R). GSM-R adalah sistem komunikasi radio yang melayani komunikasi suara dan data. ETCS pada dasarnya merupakan Automatic Train Protection (ATP). Sistem ETCS memungkinkan untuk operasional yang aman melalui jaringan komunikasi.

ETCS Level 1 adalah persinyalan cabin yang dapat dipakai bersamaan dengan sistem persinyalan yang ada. Pada level 1 ini balise digunakan untuk transmisi data antara lintas dan kereta. Balise memberikan informasi kepada komponen ETCS yang ada di cabin dan juga kpeada Lineside Electronic Unit (LEU) yang ada di lintas.

Sistem persinyalan ETCS level 1 pada LRT pertama yang beroperasi di Indonesia ini dikerjakan oleh dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk., sebagai kontraktor dan PT LEN Industri (Persero) sebagai sub-kontraktor.

Pengujian terhadap sistem persinyalan ETCS ini dilakukan dengan cara memfungsikan seluruh peralatan, seperti balise dan yang paling penting adalah peralatan persinyalan on-board yang terpasang pada keseluruhan trainset LRT.

Tim Penguji Fasilitas Operasi Kereta Api Balai Pengujian Perkeretaapian melakukan pengujian terhadap speed profile, akurasi penerimaan informasi terkait lintas via balise yang terpasang di sepanjang lintasan LRT Sumatera Selatan. Serta akurasi dari proteksi perjalanan kereta otomatis (Automatic Train Protection/ATP).

Dengan rampungnya pengujian sistem persinyalan ETCS level 1 ini, maka selesailah seluruh proses pengujian fasilitas operasi perkeretaapian LRT Sumatera Selatan mulai dari sistem Telekomunikasi, Sistem Kelistrikan (Third Rail dan Gardu Traksi), hingga sistem persinyalan ETCS. Hasil uji akan disampaikan kepada Direktorat Prasarana Perkeretaapian untuk proses penerbitan sertifikat kelaikan prasarana.

MENU ×