Berita Terkini

Berita Lainnya 16 Agustus 2020

188 Peserta Mengikuti Ujian Kompetensi Yang Dilakukan di Bekasi

a

Bekasi – Total 188 peserta mengikuti ujian kompetensi yang dilaksanakan di kantor Balai Pengujian Perkeretaapian terdiri dari ASP (Awak Sarana Perkeretaapian), PJL (Penjaga Jalan Lintas), Pemeriksa & Perawatan Sarana Perkeretaapian, dengan rincian sebagai berikut:

  • ASP (Awak Sarana Perkeretaapian) 99 orang peserta
  • Pemeriksa Sarana dengan penggerak non listrik tk lanjutan 14 orang peserta
  • Pemeriksa sarana dengan penggerak non listrik tk pelaksana 1 orang peserta
  • Pemeriksa sarana tanpa penggerak tk lanjutan 3 orang peserta
  • Pemeriksa sarana tanpa penggerak tk pelaksana 2 orang peserta
  • Perawatan sarana dengan penggerak non listrik tk lanjutan 8 orang peserta
  • Perawatan sarana dengan penggerak listrik tk pelaksana 1 orang peserta
  • Perawatan sarana dengan penggerak non listrik tk pelaksana 5 orang peserta
  • Perawatan sarana tanpa penggerak tk pelaksana 14 orang peserta
  • Perawatan sarana tanpa penggerak tk lanjutan 12 orang peserta
  • PJL (Penjaga Jalan Lintas) 29 orang peserta

Para peserta melaksanakan pengujian yang diadakan selama 5 (lima) hari terhitung mulai dari tanggal 10 sampai 15 Agustus 2020. ke 188 peserta tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian dijadwalkan sesuai dengan tenggang waktu pengujian tanggal 10, 11, 12, 13, 14 dan 15. semua ini tentu dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan terkait pandemic virus corona (covid-19) mengenai kerumunan sehingga tidak terjadi kepadatan peserta ketika dilaksanakan pengujian SDM Perkeretaapian bulan agustus tahun 2020 ini.

Panitia sudah menyiapkan hand sanitizer di beberapa titik lokasi pengujian, salah satunya yang berada di dalam ruang teori. Setiap meja, komputer, pintu baik sebelum maupun selesai digunakan para peserta dilakukan penyemprotan menggunakan caira desinfektan, jendela ruanganpun akan dibuka untuk menjaga sirkulasi udara. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan setiap ruangan-ruangan yang dilalui peserta dan panitia, mencegah penularan dari virus corona merupakan tanggung jawab semua.

Setiap peserta masing-masing akan mendapatkan face shield, masker dan sarung tangan serta diwajibkan menjaga jarak minimal 1 (satu) meter. Sebelum memulai panitia akan meminta surat keterangan terkait hasil rapid test yang telah dilakukan peserta, "ini merupakan syarat wajib bagi mereka (peserta) jika ingin mengikuti ujian" kata panitia yang bernama Ades. Bagi peserta yang tidak membawa surat keterangan rapid test maka akan dilakukan test oleh tim kesehatan, "yang tidak membawa surat keterangan bisa langsung mendaftar ke ruangan kesehatan untuk dilakukan rapid test di tempat.." ujar Nur selaku panitia 1. 

MENU ×